Selasa, 4 Agustus 2020 melalui zoom meeting dan disiarkan live pada akun youtube IKIP PGRI Pontianak Official Fakultas MIPA dan Teknologi IKIP PGRI Pontianak Program Studi P. TIK menyelenggarakan Seminar Daring dengan tema ”Pembelajaran di Era New Normal untuk Pendidik dan Calon Pendidik”. Kegiatan ini dilaksanakan 2 sesi. Pada sesi pertama diikuti oleh 78 peserta yang terdiri dari pendidik dan calon pendidik. Pelaksanaan seminar daring ini dibuka oleh dekan Fakultas Pendidikan MIPA dan Teknologi Yudi Darma, M.Pd. dimana menurut pak Yudi bahwa keadaan saat ini menuntut kita sebagai pendidik dan calon pendidik untuk dapat menguasai teknologi sebagaimana mestinya. Yang awalnya revolusi industri 3.0 berubah revolusi industri 4.0. jika dalam era new normal ini pendidik dan calon pendidik tidak dapat mengusai teknologi, tentunya pendidikan akan mengalami kemunduran. Oleh karena itu pak yudi berharap, dengan adanya seminar daring ini dapat meningkatkan pendidikan pada era new normal.

Dalam kegiatan ini terdapat 3 narasumber yang memberikan materi yaitu: Febrianto Sabirin, S.Kom., M.Pd dan Chandra Lesmana, S.Kom., M.Pd (IKIP PGRI Pontianak), serta Sucipto., M.Kom (UM Pontianak). Bapak febrianto menyampaikan bahwa pembelajaran di era new normal yaitu: daring, luring, dan blanded. Dalam pembelajaran daring, guru dituntut untuk dapat memahami penggunaan TIK yang tentunya didukung dengan sarana prasarana laptop dan akses internet. Kemudian pembelajaran luring tidak mengharuskan guru dan siswa bertatap muka di kelas, melainkan dalam bentuk penugasan. Dimana jaringan luring tidak memerlukan jaringan internet, sebagai gantinya dapat menggunakan jaringan radio, televisi, atau menggunakan modul, alat peraga, LKS, dsb.  Sedangkan pembelajaran Blended, guru dapat memberikan materi secara tatap muka dan memberikan penugasan atau latihan melalui PJJ (Pembelajaran Jarak jauh).

Berdasarkan pelatihan daring yang sampaikan oleh Bapak Chandra mengenai google classroom, bahwa LMS ini dapat membenatu guru dan siswa dalam mengorganisir tugas, meningkatkan kolaborasi, dan menumbuhkan komunikasi yang lebih baik. Pak Chandra melanjutkan manfaat google classroom dapat menghemat waktu dan kertas. Guru dapat membuat tugas, mengirimkan pengumuman, dan memulai diskusi secara online. Sedangkan siswa dapat berbagi materi dengan siswa lainnya dan berinteraksi dalam kelas yang teah dibuat.

Pelatihan daring selanjutnya yang disampaikan oleh Bapak cipto mengenai google slide, bahwa media pembelajaran ini berbasis web yang digunakan untuk membuat slide seperti Ms. Power Point. Guru dapat membuat presentasi secara online dengan menggunakan web browser (mozilla, google chrome, opera, dsb) yang tidak memerlukan perangkat khusus.

0

You may also like

Roadshow 1000 Startup Digital bersama mahasiswa IKIP PGRI Pontianak.
PELANTIKAN DAN PENGUKUHAN WAKIL REKTOR I dan II IKIP PGRI PONTIANAK (MASA BAKTI 2022-2026)
Rektor IKIP PGRI Pontianak Periode 2022 – 2026 Resmi dilantik

Humas