Pimpinan Program Studi Pendidikan Sejarah

Deskripsi Program Studi

Program studi Pendidikan Sejarah berdiri pada tahun 2007, pada saat itu masih Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP). Keputusan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor.055/P/2014, Tanggal 27 Febuari 2014  tentang perubahan   bentuk STKIP-PGRI Pontianak menjadi IKIP-PGRI Pontianak yang terdiri dari fakultas Ilmu Pendidikan Dan Pengetahuan Sosial, Fakultas Pendidikan MIPA Dan Teknologi, Fakultas  Pendidikan Bahasa  dan  Seni serta Fakultas  Pendidikan Olahraga dan Kesehatan bertempat di Pontianak yang dihadiri oleh rombongan Wakil Menteri Pendidikan Nasional Bapak Prof. Dr. Musliar Kasim,M.Sc, Bapak Amiruddin selaku Staf Ahli Gubernur Kalimantan Barat bidang Pemerintahan Propinsi, Perwakilan PB PGRI Pusat, Pengurus YPLPT Pusat dan YPT PGRI Pontianak, tokoh masyarakat serta para undangan lainnya.
Program studi Pendidikan Sejarah di bawah Fakultas IPPS. Fakultas IPPS merupakan salah satu pelaksana akademik dalam lingkup IKIP PGRI Pontianak. Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial (F.IPPS)  menaungi 4 (empat) program studi yaitu: Prodi Bimbingan dan Konseling (BK), Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Prodi Pendidikan Sejarah, dan Prodi Pendidikan Geografi.
Program studi merupakan unit pelaksana akademik yang melaksanakan pendidikan akademik dan atau professional. Prodi Pendidikan Sejarah di pimpin oleh Ketua Program Studi dan di bantu oleh Sekertaris prodi, Gugus Kendali mutu, pengelola laboratorium dan staf administrasi.
Ketua Prodi memimpin menyelenggarakan tridarma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.  Pembinaan tenaga kependidikan, mahasiswa, dan dosen dijalankan oleh ketua Prodi dengan tetap berkordinasi dengan fakultas serta bertanggung jawab kepada lembaga melelui Dekan.

VISI

Mewujudkan program studi untuk melahirkan sarjana pendidikan sejarah yang profesional, unggul, dan berdaya saing di tingkat nasional pada tahun
2025

MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan akademik dalam bidang kependidikan bagi masyarakat yang diarahkan untuk membentuk SDM yang berkualitas, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menguasai pendidikan Sejarah serta responsif terhadap perubahan dan perkembangan masyarakat;
  2. Menyelenggarakan penelitian dalam rangka mengembangkan pendidikan Sejarah untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia.
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dengan mendorong kemampuan tenaga kependidikan untuk mengamalkan ilmu pengetahuan dan keterampilannya bagi kehidupan masyarakat di bidang pendidikan sejarah.

KOMPETENSI PROGRAM STUDI

Kompetensi Utama Lulusan

  • Kompetensi Pedagogis

Kompetensi pedagogik pada dasarnya adalah kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran peserta didik. Kompetensi yang merupakan kompetensi khas, yang membedakan guru dengan profesi lainnya
  • Kompetensi Kepribadian

Kompetensi ini dapat dilihat dari kemampuan guru dalam mengikuti perkembangan ilmu terkini karena perkembangan ilmu selalu dinamis. Kompetensi profesional yang harus terus dikembangkan guru dengan belajar dan tindakan reflektif. Kompetensi profesional merupakan kemampuan guru dalam menguasai materi pembelajaran secara luas dan mendalam
  • Kompetensi Sosial

Kompetensi sosial yang harus dikuasai guru meliputi: Berkomunikasi lisan dan tulisan menggunakan teknologi komunikasi dan informasi secara fungsional, bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik. Bergaul secara santun dengan masyarakat sekitar, bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru.
  • Kompetensi Profesional

Kompetensi ini terkait dengan guru sebagai teladan, beberapa aspek kompetensi ini misalnya: Dewasa, stabil, arif dan bijaksana, berwibawa, mantap, berakhlak mulia, menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat, mengevaluasi kinerja sendiri dan mengembangkan diri secara berkelanjutan.

Kompetensi Pendukung Lulusan

  • Mampu melaksanakan penelitian serta pengembangan dalam bidang sejarah
  • Mampu berpartisipasi dalam lembaga pemerintahan, swasta, budaya dan masyarakat

LEARNING OUTCOME

Sarjana Pendidikan sejarah yang berkompeten di bidang pendidikan sejarah

  • Menguasai dan mampu mengembangkan Pendidikan Sejarah untuk melakukan perencanaan, pengelolaan, implementasi, evaluasi, yang berorientasi pada kecakapan hidup (life skill)
  • Mampu memecahkan permasalahan Pendidikan Sejarah dan beradaptasi dalam situasi yang dihadapi melalui model, pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran yang relevan di era global
  • Menguasai secara aktif penggunaan berbagai sumber belajar dan media pembelajaran Sejarah berbasis IPTEKS untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran Sejarah
  • Menguasai objek Sejarah secara mendalam yang mendukung tugas profesionalnya sebagai pendidik Sejarah serta mampu merencana, mengelola dan mengimplementasikan

Peneliti pemula bidang Pendidikan Sejarah dan enterpreneur

  • Menguasai objek Sejarah secara mendalam yang mendukung tugas profesionalnya sebagai peneliti Sejarah serta mampu merencana, mengelola dan mengimplementasikan
  • Mampu mengambil keputusan strategis berdasarkan analisis informasi dan data serta memberikan saran alternatif pemecahan masalah dalam bidang Pendidikan Sejarah
  • Mampu memilih dan menggunakan teori keilmuannya sebagai alternatif pemecahan masalah di bidang Pendidikan Sejarah