Alhamdulillah, IKIP PGRI Pontianak menduduki Peringkat 3 Nasional dari 10 Perguruan Tinggi PGRI Terbaik ( Versi Webometrics Juli 2021 ).

Dilansir laman Webometrics, ada 4 indikator yang digunakan dalam penilaian untuk pemeringkatan PTS dan PTN:
1. Presence (bobot 5%)
Kriteria ini merupakan jumlah halaman website dari domain web utama–termasuk seluruh subdomain yang ada di perguruan tinggi. Sumbernya dari Google.
2. Visibility (bobot 50%)
Visibility merupakan jumlah eksternal link unik yang terhubung ke domain web perguruan tinggi (dinormalisasi dan kemudian nilai rata-rata). Sumber datanya dari Ahrefs Majestic.
3. Transparency/Openness (bobot 10%)
Kriteria ini merupakan jumlah kutipan dari 210 penulis teratas. Datanya bersumber dari Google Scholar.
4. Excellence or Scholar (bobot 35%)
Kriteria ini merupakan jumlah 10 persen makalah teratas yang paling banyak dikutip dari masing-masing 26 disiplin ilmu, dilihat dari seluruh database untuk periode 5 tahun. Sumbernya dari SCIMAGO.

Dalam penyampaiannya kepada BerkatnewsTV, Rektor IKIP PGRI Pontianak, Rustam apresiasi atas penilaian tersebut.

Menurutnya penilaian terbaik itu tidak terlepas dari peran dan kerja keras seluruh jajaran di IKIP PGRI Pontianak baik itu dosen hingga mahasiswa.

“Jelas ini merupakan hasil kerja keras bersama kita semua. Tentu ini menjadi tantangan sekaligus motivasi untuk meningkatkan kinerja”

Kemampuan akademik dosen dan mahasiswa IKIP PGRI mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Saat ini sebanyak 21 orang dosen IKIP PGRI direkrut oleh Kemendkibud dan Dikti sebagai dosen penggerak, 20 orang dosen sebagai asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi serta 40 mahasiswa dari 9 prodi mendapat kesempatan oleh kemendikbud dan dikti sebagai pertukaran mahasiswa penggerak.

“Ini prestasi yang membanggakan bagi IKIP PGRI,” ucapnya.

Rustam bersyukur tahun ini IKIP PGRI juga mendapatkan ijin penyelenggaraan untuk 10 prodi melaksanakan rekognisi pembelajaran lampau atau RPL yaitu memberikan kesempatan kepada sarjana muda maupun para pekerja profesi mendapatkan gelar sarjana strata 1 di IKIP PGRI.

Disamping itu ijin peyelenggaraan pasca sarjana prodi pendidikan jasmani juga telah diterbitkan oleh Kemendikbud dan Dikti pada bulan Juli 2021.

“Maka pasca sarjana pendidikan jasmani mulai akan menerima mahasiswa baru pada bulan Agustus 2021. Dan saat ini kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka sudah dilaksanakan,” jelasnya.

Untuk diketahui di bulan Juli akhir, IKIP PGRI telah melepas 911 mahasiswanya untuk melaksanakan magang III dan KKM di 14 kabupaten/ kota se Kalbar yang diantar langsung oleh Rektor dan Wakil Rektor IKIP PGRI.

www.berkatnewstv.com

www.kompas.com@lldikti_11@pmbikip

0

You may also like

DALAM RANGKA KERJASAMA PENELITIAN, IKIP PGRI PONTIANAK DAN BALITBANG PROVINSI KALBAR MELAKSANAKAN FGD UNTUK PENGEMBANGAN KEBIJAKAN DALAM RANGKA PENINGKATAN RLS DAN HLS DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Kerja Sama antara KORMI dengan IKIP PGRI Pontianak mengadakan webinar Nasional dengan tema Optimalisasi Olahraga Masyarakat Melalui Pendidikan Jasmani Menuju Indonesia Bugar 2045.
Dialog Interaktif BEM SI Daerah Kalteng dan Kalbar dengan tema “Strategi Kepung Bakul Dalam Menangani Covid 19”

Humas